slider

Navigation

Mari Tingkatkan Pendapatan Nelayan dengan Wira Usaha

Nelayan Pantai Indah Kotojaya Kecamatan Kota Mukomuko merupakan salah satu bagian dari Nelayan yang berada di wilayah kabupaten Mukomuko Propinsi Bengkulu. Sebagai nelayan tentu sudah jelas bahwa kehidupan sehari harinya adalah menangkap ikan dilaut dengan menggunakan alat tangkap sebagaimana mestinya. Kalau ditempat lain mungkin nelayan bisa menggunakan alat yg sangat moderen dengan menggunakan kapal yang besar dan memiliki muatan yang besar sehingga bisa melakukan kegiatan operasi penangkapan hingga lebih dari satu hari. Sementara untuk nelayan Desa pantai Indah Kotojaya kecamatan kota mukomuko biasa melakukan penangkapan cukup satu hari yang diawali dengan pemberangkatan mulai sekita jam 4 pagi subuh hingga tengah hari kadang sampai jam 14.00 wib tergantung banyaknya ikan dan perbekalan yang dilakukan pada saat itu.

Dalam melaksanakan kegiatan Operasi penangkapan di Laut kebanyakan dan pada umumnya mereka menggunakan alat tangkap yang Ramah sesuai dengan anjuran Pemerintah baik Pemerintah pusat maupun Daerah dan juga mengikuti anjuran penyuluh perikanan setempat yaitu Gill net.

Selain Nelayan, Masyarakat pantai indah Kotojaya terhadap ibu ibu nelayan juga membantu suaminya bahkan sampai menunggu suaminya sebagai nelayan hingga pulang dari laut apakah hasil tangkapan suaminya banyak atau kurang. Dan inilah kebiasaan ibu ibu para nelayan selalu setia menunggu bahkan membantu dan melakukan kegiatan lainnya dengan cara bagaimana sehingga hasil produksi memiliki harga jual yang lumayan tinggi, sehingga dengan demikian hasil produksi bisa memiliki kwalitas dengan harga yang lebih tinggi yaitu dengan melakukan pengolahan atau pengeringan tergantung jenis ikan yang ada.

Selain memberikan Pembinaan kepada KUB Dalam hal ini penyuluh perikanan juga ikut serta berperan dalam mendampingi untuk Pembinaannya terhadap istri-istri nelayan sangat penting untuk dilakukan demi membantu para suami sebagai Nelayan. Selama ini, istri-istri nelayan hanya menunggu suaminya pulang dari laut namun demikian juga harus memiliki kesibukkan yaitu dengan cara menangani hasil tangkapan suaminya sehabis melaut. Umumnya hasil tangkapan hanya dimasak atau dijual secara langsung. Itupun penjualan dilakukan bila hasil tangkapan cukup memuaskan.
Sebenarnya hal ini merupakan suatu kegiatan yang belum maksimal dan dapat dikatakan belum mampu mencukupi dalam peningkatkan taraf ekonomi para nelayan.

Bila sang istri hanya mengandalkan hasil tangkapan suami yang belum pasti hasilnya tentu akan menjadi permasalahan ekonomi rumah tangga nelayan setiap harinya. Hasil tangkapan sulit diprediksi karena tergantung rejeki. Ditambah lagi bila sang suami tergolong nelayan tradisional yang skala tangkapannya tentu kecil pula.

Kebutuhan nelayan yang terus meningkat memicu kegiatan usaha semakin meningkat pula. Namun sayangnya kegiatan usaha seringkali tidak seimbang dengan apa yang dibutuhkan. Dalam hal melaut kegiatan operasional melaut sering kali menjadi kendala dalam kegiatan usaha perikanan di bidang penangkapan.

Kondisi tersebut perlu diubah sedemikian rupa, sehingga dapat merubah tatanan rumah tangga nelayan yang tercukupi. Melalui pemikiran sederhana, Penyuluh Perikanan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pendapatan nelayan melalui proses penyuluhan dan pembinaan secara berkesinambungan...

Beberapa langkah dan Upaya yang dilakukan diantaranya sbb:
  1. Melakukan Pembinaan kepada KUB melalui kegiatan Laku juga ikut dalam Membina istri-istri nelayan agar berkeinginan berusaha meningkatkan taraf hidup rumah tangga yaitu dengan cara memanfaatkan hasil tangkapan untuk ditingkatkan nilai jualnya. Hasil yang dimaksud adalah dengan menjemur ikan hasil tangkapan ataupun diversifikasi produk. Hal ini akan meningkatkan dua kali hingga tiga kali hasil penjualan ikan bila di jual secara langsung;
  2. Memberikan Pembinaan kepada KUB dan  memotivasi istri-istri nelayan untuk rajin menabung. Artinya bila hasil penjualan berlebih ada yang disisihkan untuk ditabung;
  3. Melakukan Pembinaan kepada KUB dan juga Membina istri-istri nelayan agar memiliki jiwa enterpreneurship yakni dengan cara berwirausaha. Berwirausaha yang dimaksud disini adalah berani mengambil risiko kerugian. Bila hasil penjualan berlebih sebaiknya digunakan pula untuk berwirausaha.
Al hasil kegiatan ini berdampak positif terhadap beberapa KUB para nelayan utamanya nelayan yang tergabung dalam kelompok yang merupakan kelompok binaan Penyuluh Perikanan di desa kotojaya kecamatan kota mukomuko kabupaten Mukomuko propinsi Bengkulu.

Anda bisa merasakan bagaimana mereka dalam kehidupannya sehari hari, walaupun tantangannya sangat berat dan begitu dahsyatnya namun jika kita Melihat potret tersebut, rasanya kita juga ikut  merasakan kebahagiaan dan kerukunan para nelayan bersama istri istrinya yang berusaha dalam pencapaian kebutuhan ekonomi rumah tangganya. Berwirusaha merupakan salah satu langkah yang bisa dilakukan oleh istri para nelayan di dalam meningkatkan pendapatan.

Demikian sekilas tentang gambaran Nelayan Pantai Indah Kotojaya Kecamatan Kota Mukomuko kabupaten Mukomuko Propinsi bengkulu

Jngan lupa mampir di Rumahku LUHKAN NUSANTARA
bisa juga mampir untuk mencari lainnya siapa tahu bisa membantu untuk bahan referensi lainnya disini  KLIK LIHAT.......




cek


Salam..........

lih
Share
Banner
Reactions

Rustadi

Hidup adalah Pengabdian. Pengabdian dengan kerja Keras Kerja Cerdas dan Kerja Ikhlas

Post A Comment:

0 comments: